Tampilkan postingan dengan label merawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label merawat. Tampilkan semua postingan
Kamis, 30 Januari 2014
Tips Merawat Burung Branjangan
PROBLEM UTAMA BRANJANGAN1. Mabung tidak segera tuntas
2. Sehabis mabung tidak segera bunyi
3. Bulu mudah rontok
1. Mabung tidak segera tuntas:
Branjangan yang proses mabungnya terlalu lama disebabkan oleh lambatnya pertumbuhan bulu baru.
Berbeda dengan kenari misalnya, branjangan tidak suka “ngemil”. Artinya, proses mabung menjadi lamban karena tidak cukup energi untuk mendorong pertumbuhan bulu secara cepat.
Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein).
Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu.
Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.
Untuk menyediakan jenis protein yang diperlukan branjangan, bisa kita sediakan BirdVit dan/atau BirdMolt. Kedua multivitamin ini tidak hanya membuat burung fit, tetapi juga mendapatkan asam amino yang cukup untuk pertumbuhan bulu.
2. Sehabis mabung tidak cepat bunyi
Disebabkan masa rekondisi burung terlalu lama. Untuk mempercepat rekondisi ini pula bisa diberikan BirdVit untuk rawatan harian selama dan sehabis mabung.
Alternatif lain, Anda bisa menyediakan undur-undur sebagai extrta fooding (EF) branjangan. Cari saja binatang kecil itu (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) sebanyak 10-15 ekor. Tebar ke ke dalam bubukan bata dan akan menjadi santapan branjangan.
Langkah ini bisa dibarengi dengan mempertemukan branjangan macet dengan branjangan yang gacor, agar mudah terpancing dan kembali bunyi.
3. Bulu mudah rontok
Terutama disebabkan oleh serangan parasit (kutu dan cacing) dan kekurangan mineral.
Pastikan kita menyemprot burung sebulan sekali dengan FreshAves.
Untuk mencegah kekurangan mineral, jangan lupa selalu gunakan bubukan bata yang dicampur BirdMineral sebagai dasar sangkar.
Pola Perawatan Harian untuk burung branjangan:
* Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan dengan cara disemprot dengan sprayer asal terlihat basah. Sebelum disempot, bersihkan kotoran yang tercampur dengan bubukan batu bata. Kemudian ganti atau tambahkan pakan branjangan berupa biji-bijian seperti milet, canary seed, jewawut, dan gabah.
* Bersihkan wadah air minum dan berikan air matang yang sudah dingin sebagai air minum.
* Berikan jangkrik kecil sebanyak 2-3 ekor pada cepuk EF. Setiap tiga hari sekali, bisa ditambahkan kroto sebanyak satu sendok teh sebagai EF.
* Penjemuran dapat dilakukan selama 2-3 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran.
* Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut selama 10 menit, lalu gantang di tempat teduh atau di dalam rumah.
* Siang hari sampai sore (jam 12.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master atau burung-burung master.
* Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras.
* Berikan jangkrik kecil 2 ekor pada cepuk EF.
* Jam 18.00 burung dimasukkan ke rumah. Burung tidak perlu dikerodong jika Anda ingin mendengarkan suaranya karena burung branjangan juga suka berkicau di malam hari.
PENTING:
Bubukan batu bata diganti minimal sepekan sekali. Meski tidak perlu dikerodong setiap malam, branjangan tetap perlu dilatih kerodong agar tidak kelabakan ketika suatu saat kita perlu mengerodongnya.
Penanganan branjangan kondisi drop:
* Tingkatkan porsi pemberian jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore.
* Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung branjangan lain
* Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
* Berikan vitamin tambahan
Perawatan dan setelan branjangan mabung
Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung.
Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.
Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins.
Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu.
Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.
Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru.
Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).
Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.
Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.
Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan.
Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.
Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).
Penggangu tersebut antara lain:
* Penyakit - Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.
* Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).
* Kimiawi – penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.
* Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.
Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?
* Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.
* Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.
* Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.
Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.
Pola Perawatan masa mabung:
* Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
* Tidak perlu dimandikan.
* Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru.
* Berikan BirdVit yang diberikan tiap hari atau mencampurkan BirdMineral ke dalam bubukan bata di dalam sangkar branjangan.
Lakukan pemasteran.
Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master. ( contoh master branjangan: ciblek, lovebird, parkit, jankgrik, cucakjenggot dll )
Perawatan branjangan macet bunyi
Jika branjangan mengalami macet bunyi pasca mabung Anda bisa melakukan treatment sebagai berikut:
1. Beri pakan undur-undur. Caranya, cari binatang kecil (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) yang suka berumah di tanah berdebu itu. Ambil 10-15 ekor. Ganti bubukan bata/tanah di sangkar branjangan Anda dan ganti dengan debu tempat asal undur-undur berada; atau ganti dengan bubukan bata yang baru. Sebab saja undur-undur hidup di sana, nanti dia akan bersarang di bubukan bata/debu itu. Branjangan akan mengejar sendiri undur-undur. Selain disebari undur-undur, jangan lupa sebari kroto, sehari sekitar 1 sendok teh.
2. Poin nomer 1 bisa dibarengi (tidak mutlak) dengan mempertemukan branjangan macet dengan branjangan yang sedang gacor, agar mudah terpancing dan kembali gacor.
3. Untuk bubukan bata, jangan lupa agar burung tercukupi mineralnya, gunakan bubukan bata yang dicampur dengan mineral burung.
Sumber : http://hobiburungkicaumania.blogspot.com/
Selasa, 05 November 2013
Merawat Wajah
Yang tidak kalah penting selain Merawat Kulit Tangan Dan Kaki adalah Merawat Wajah. Karena tidak semua wanita dikaruniai wajah yang mulus tanpa cacat. Masalah kulit yang sering terjadi pada wanita antara lain kering, kusam, Menghilangkan Jerawat, flek hitam dan masih banyak lagi masalah lainnya.

Nah, di bawah ini ada beberapa Tips Merawat Wajah yand disampaikan oleh Para ahli kecantikan seperti dikutip dari Women Health Mag. Berikut Tips Merawat Wajah selengkapanya:
1. Pembersih Muka
Menurut Daniel B. Yarosh, Ph.D., penulis buku The New Science of Perfect Skin, untuk membersikan wajah Anda tidak perlu membeli kosmetik yang mahal. Mulailah dengan membersihkan muka menggunakan susu pembersih (cleansing mil) dan toner. Setelah itu, basuhlah wajah Anda dengan sabun khusus pembersih wajah dan bilas dengan air. Langkah-langkah tersebut berguna untuk menjaga kebersihan muka dari debu dan minyak.
2. Pelembab Bibir
Penelitian yang dilakukan oleh American Society for Dermatologic Surgery menemukan, hanya sekitar 47% responden yang menggunakan pelembab bibir dalam keseharian mereka. Padahal kulit di bagian bibir adalah kulit yang tipis dan sensitif, sehingga perlu perlindungan ekstra. Untuk itu, jangan lupa oleskan lip balm yang mengandung UV protection (SPF) agar kulit bibir anda tidak kering, terlindungi dari sinar matahari dan tetap sehat.
3. Pengelupasan Kulit
Alkhohol, makanan pedas, dan paparan sinar matahari memicu terjadinya rosacea atau memerahnya kulit wajah. Dengan mengonsumsi makanan sehat dan menggunakan sunblock, masalah kulit tersebut bisa dicegah. Jika sudah terlanjur kulit terkena rosacea, gunakanlah pembersih wajah yang mampu melakukan pengelupasan halus pada kulit atau perawatan berupa peeling di klinik kecantikan.
4. Kosmetik Organik dan Mineral
Saat ini banyak produk kosmetik terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat baik bagi kulit. Seperti kosmetik berbahan dasar organik dan mineral. Apalagi jika wajah Anda sensitif dan berjerawat sebaiknya beralihlah ke produk kosmetik jenis alami tersebut.
5. Krim Anti Aging
Jangan kira wanita dibawah umur 30 tidak butuh krim anti aging. "Wanita umur 20-an sudah membutuhkan krim seperti ini," kata Francesca Fusco, M.D., assistant clinical professor of dermatology di Mount Sinai School of Medicine, New York.
Francesca menyarankan untuk memakai krim anti aging yang mengandung retinoid. retinoid kaya akan vitamin A yang mampu mencegah kerusakan kulit karena sinar matahari. Selain itu, retinoid juga cukup cepat untuk memperbaharui kulit yang mati. Selain itu retinoid bekerja untuk meningkatkan produksi kolagen yang dapat mencegah timbulnya kerutan pada wajah.
Nah, semoga informasi singkat tentang Tips Merawat Wajah di atas dapat menambah kecantikan dan keidahan kulit wajah Anda. Tetaplah menjaga kebersihan setiap hari. Selamat mencoba.
ReadFull Article ..

Nah, di bawah ini ada beberapa Tips Merawat Wajah yand disampaikan oleh Para ahli kecantikan seperti dikutip dari Women Health Mag. Berikut Tips Merawat Wajah selengkapanya:
1. Pembersih Muka
Menurut Daniel B. Yarosh, Ph.D., penulis buku The New Science of Perfect Skin, untuk membersikan wajah Anda tidak perlu membeli kosmetik yang mahal. Mulailah dengan membersihkan muka menggunakan susu pembersih (cleansing mil) dan toner. Setelah itu, basuhlah wajah Anda dengan sabun khusus pembersih wajah dan bilas dengan air. Langkah-langkah tersebut berguna untuk menjaga kebersihan muka dari debu dan minyak.
2. Pelembab Bibir
Penelitian yang dilakukan oleh American Society for Dermatologic Surgery menemukan, hanya sekitar 47% responden yang menggunakan pelembab bibir dalam keseharian mereka. Padahal kulit di bagian bibir adalah kulit yang tipis dan sensitif, sehingga perlu perlindungan ekstra. Untuk itu, jangan lupa oleskan lip balm yang mengandung UV protection (SPF) agar kulit bibir anda tidak kering, terlindungi dari sinar matahari dan tetap sehat.
3. Pengelupasan Kulit
Alkhohol, makanan pedas, dan paparan sinar matahari memicu terjadinya rosacea atau memerahnya kulit wajah. Dengan mengonsumsi makanan sehat dan menggunakan sunblock, masalah kulit tersebut bisa dicegah. Jika sudah terlanjur kulit terkena rosacea, gunakanlah pembersih wajah yang mampu melakukan pengelupasan halus pada kulit atau perawatan berupa peeling di klinik kecantikan.
4. Kosmetik Organik dan Mineral
Saat ini banyak produk kosmetik terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat baik bagi kulit. Seperti kosmetik berbahan dasar organik dan mineral. Apalagi jika wajah Anda sensitif dan berjerawat sebaiknya beralihlah ke produk kosmetik jenis alami tersebut.
5. Krim Anti Aging
Jangan kira wanita dibawah umur 30 tidak butuh krim anti aging. "Wanita umur 20-an sudah membutuhkan krim seperti ini," kata Francesca Fusco, M.D., assistant clinical professor of dermatology di Mount Sinai School of Medicine, New York.
Francesca menyarankan untuk memakai krim anti aging yang mengandung retinoid. retinoid kaya akan vitamin A yang mampu mencegah kerusakan kulit karena sinar matahari. Selain itu, retinoid juga cukup cepat untuk memperbaharui kulit yang mati. Selain itu retinoid bekerja untuk meningkatkan produksi kolagen yang dapat mencegah timbulnya kerutan pada wajah.
Nah, semoga informasi singkat tentang Tips Merawat Wajah di atas dapat menambah kecantikan dan keidahan kulit wajah Anda. Tetaplah menjaga kebersihan setiap hari. Selamat mencoba.
Langganan:
Postingan (Atom)