Tampilkan postingan dengan label demam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label demam. Tampilkan semua postingan
Selasa, 21 Januari 2014
3 Cara Mengubati Demam Campak Secara Tradisional
Ramai ke yang kena demam campak? Saya pun kurang pasti. Tapi ramai rakan-rakan kita yang mencari cara tradisional untuk mengubati demam campak. Tak kurang juga yang nak hilangkan bintik-bintik merah akibat campak.
Kalau kita tak pasti sama ada mengalami demam campak atau tak, berikut adalah tanda-tandanya;
~ demam dan selesema
~ suhu badan meningkat secara berterusan
~ sakit tekak
~ mata agak kemerahan dan berair~ bagi kanak-kanak, mereka hilang selera makan dan minum (kesiann...)
Bila dah benar-benar pasti kena demam campak, kita perlulah elakkan daripada;
~ mandi
~ kena air hujan
~ menghidu minyak yang ditumis
~ memakai baju ketika cuaca panas
~ bergaul dengan kanak-kanak lain kerana ia akan berjangkit
Ini dia 3 cara tradisional menghilangkan demam campak yang boleh kita cuba;
Cara #1
Minum air kelapa muda dan makan makanan yang berebus ketika anda mengalaminya hinggalah sembuh.

Kelapa muda -rajakelapa.com
Cara #2
i. Ambil beberapa helai daun gemilang.
ii. Kisarkan daun gemilang dengan sedikit air.
iii. Tapiskan jus daun gemilang ke dalam gelas.
iv. Minumlah jus tersebut.
v. Manakala lebihan jus yang ada di dalam tapis tadi dicampurkan dengan bedak sejuk.
vi. Kemudian, sapukannya pada bintik-bintik campak.
Amalkan selama 3 hari berturut-turut dan demam serta bintik-bintik campak akan hilang dengan diizin-Nya.
*** Saya tak dapat sertakan daun gemilang kerana tak menjumpai sebarang imej berkaitan. Harap maklum.
Cara #3
i. Ambil beberapa helai daun jambu batu dan tumbuk lumat.
ii. Campurkan dengan bedak sejuk jenis cecair.
iii. Jikalau gunakan bedak sejuk yang ketul, tumbuk sekali kedua-duanya sampai lumat.
iv. Sapukan pada bintik-bintik campak.
v. Ulangi langkah di atas setiap hari.
vi. Apabila bintik bintik merah hampir tidak kelihatan, barulah mandi dengan air yang mengandungi beberapa helai daun jambu yang telah diramas.
Begitulah 3 cara tradisional menghilangkan demam campak serta bintik-bintik merah yang boleh kita cuba. Mudah-mudahan ia lekas pulih dan kulit pun tidak berbintik-bintik lagi.
Rabu, 23 Oktober 2013
Waspada Demam Paska Persalinan
Sehabis melahirkan, suhu tubuh Anda biasanya akan lebih tinggi 0,5 derajat dibandingkan dengan suhu normal (36-37°C) sampai 12 jam pertama. Hal itu normal.
Setelah 24 jam, suhu tubuh akan kembali normal. Tapi bagaimana kalau suhu tubuh tidak juga turun, bahkan cenderung naik?
Menurut dr. Irham Suhaemi, Sp.OG, ada kemungkinan itu infeksi nifas. “Yang bisa kita bilang infeksi nifas atau puerperalis infection kalau terjadi peningkatan suhu tubuh ibu melebihi 38°C sampai 10 hari setelah melahirkan,” kata dr. Irham.
Artinya, suhu tubuh Anda naik karena ada kuman penyebab infeksi masuk ke ke salah satu organ tubuh.
Infeksi nifas disebabkan oleh bakteri dan jamur yang masuk ke organ-organ yang diserang dengan berbagai cara.
Begitu mudahnya bakteri dan jamur menyerang sehingga penyakit ini menjadi salah satu penyebab kematian ibu yang tertinggi pada masa lalu.
Beruntungnya, di masa ini kematian ibu karena infeksi nifas menurun drastis karena adanya pencegahan dan pengobatan dilakukan melalui pelayanan kesehatan yang mulai merata.
Tapi, bukan berarti Anda tidak waspada. Sebab, masih ada 2-4 persen ibu melahirkan yang mengalami infeksi nifas.
Nah, bagaimana mengetahui organ mana yang terserang kuman? Gejala umumnya adalah suhu tubuh tinggi, tapi beda organ yang terinfeksi, beda pula gejalanya.
Jangan anggap enteng gejala-gejala tersebut. Sebab, infeksi mudah menyebar dan jika dibiarkan dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius.
Langganan:
Postingan (Atom)