Tampilkan postingan dengan label 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 7. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 Desember 2013
7 Ciri Ciri Pria yang Punya Masa Depan Cerah

Apa yang Anda lihat ketika memilih pasangan? Pria yang berasal dari keluarga kaya dan terpandang? Jika tujuan hubungan Anda hanya saat ini, mungkin itu cukup. Namun, bila yang Anda cari adalah hubungan yang serius hingga ke pernikahan, ada kriteria lain yang sebaiknya Anda lihat, yaitu potensi kesuksesan dia.
1. Punya tujuan hidup
Ketika Anda bertanya apa tujuan hidupnya, ia akan menjelaskan secara rinci kepada Anda rencana jangka pendek dan menengahnya, apa yang ingin ia lakukan setahun mendatang, lima tahun, dan seterusnya.
Bahkan, ia menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi kegagalan. Tidak hanya menjawab, "Kita lihat saja nanti, jalani saja hidup ini seperti air mengalir."
2. Mandiri
Ia tidak bergantung pada orang lain dan mengandalkan kemampuan sendiri dalam hal apa pun. Misalnya, sejak awal mula bekerja, ia menanggung sendiri biaya hidupnya tanpa bantuan orangtuanya. Pria seperti ini menunjukkan bahwa ia bertanggung jawab atas hidupnya dan hidup orang yang ia sayangi. Si dia juga tak pernah mengeluh mengenai pekerjaannya. Karena ia sadar, untuk mencapai kesuksesan, tentu dibutuhkan usaha dan kerja keras.
3. Hobi menolong
Anda tentu pernah mendengar ungkapan semakin banyak memberi, akan semakin banyak menerima. Percaya atau tidak, ungkapan ini memang ada benarnya. Jadi, bila pasangan termasuk pria yang ringan tangan membantu orang lain, Anda perlu berbangga hati mendukungnya. Sebab, ini akan menjadi bekal atau tabungan untuk menuju kesuksesannya di masa depan. Siapa tahu seseorang yang ia bantu saat ini berperan penting dalam kariernya di kemudian hari.
4. Bersahabat dan berwawasan
Sikapnya yang bersahabat ditambah dengan wawasan luasnya biasanya akan mudah mengambil hati banyak orang, termasuk saat melobi orang-orang penting yang berkaitan dengan kariernya. Pengetahuannya tentang berbagai hal termasuk berita-berita terkini akan membuat orang lain merasa nyaman berdiskusi dengannya. Semakin banyak orang tertarik padanya, semakin luas juga networking-nya. Kalau sudah begini, Anda tak perlu khawatir dengan kualitas diri yang dimiliki si dia, kesuksesan pun akan segera menghampiri.
5. "Family man"
Pria yang bertanggung jawab dan menyayangi keluarganya biasanya adalah pria yang juga memerhatikan perkembangan kariernya. Ia akan selalu termotivasi meningkatkan karier lebih baik lagi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Selain itu, pria tipe ini cenderung setia pada pasangannya sehingga ia bisa menyeimbangkan waktu dan pikirannya untuk Anda dan pekerjaannya.
6. Memiliki investasi
Saat ini gaji si dia tak bisa dibilang besar? Tak perlu khawatir selama ia bisa mengatur pendapatannya dan tak selalu kehabisan uang di tengah bulan. Apalagi bila ia termasuk orang yang jeli melihat peluang bisnis. Tak perlu terlalu besar, berangkat dari bisnis kecil-kecilan pun bisa mengantarkannya menjadi pengusaha sukses. Dukung sepenuhnya ketika dia memiliki keinginan untuk mencicil rumah atau berinvestasi dalam bentuk lain, seperti saham atau reksa dana. Karena ini menunjukkan si dia sangat memikirkan masa depan.
7. Realistis dan lurus
Meskipun si dia bersemangat meraih mimpinya, tetap amati bagaimana usahanya meraih impian, jangan sampai si dia menghalalkan berbagai cara yang justru bisa menghancurkan masa depannya. Ingatkan untuk tetap realistis dengan kemampuan yang dimilikinya. Bila si dia ahli dalam bidang teknologi informatika, ia tak perlu memaksakan diri untuk menjadi seorang public relations karena tertarik melihat temannya yang sukses di bidang tersebut. Masing-masing orang kan memiliki kelebihan yang berbeda-beda.
sumber
Minggu, 03 November 2013
Cara Mempercepat Booting Windows 7
Waktu booting (boot-time) yang cepat tentu menjadi idaman setiap pengguna laptop/komputer. Memang, sudah menjadi hal yang alamiah bahwa seiring berjalannya waktu boot-time menjadi semakin lambat. Bila Anda pengguna Windows 7 dan merasa boot-time Windows Anda mulai lambat, jangan khawatir. Saya akan berbagi mengenai tips & trik supaya boot-time Windows Anda menjadi lebih cepat.
Sebelumnya, kita perlu mencari cara untuk menghitung boot-time secara akurat. Tentu saja kita bisa menggunakan jam tangan untuk keperluan ini, namun ada cara yang lebih akurat lagi. Pertama adalah menggunakan aplikasi yang bernama Boot Racer. Aplikasi ini memang dibuat khusus untuk menghitung boot-time Windows. Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP saya sendiri berikut ini:
- Pertama download dulu installer-nya (dalam bentuk zip) di sini.
- Setelah selesai, dobel klik file zip tersebut, kemudian dobel klik file installer didalamnya.
- Klik Next ketika muncul window Installation Wizzard.
- Pilih “I accept the license agreement”, lalu klik Next.
- Bila muncul window User Account Control (UAC), klik saja Yes.
- Setelah proses instalasi selesai, tampilan awal Boot Racer akan muncul. Klik saja di gambar stop watch tersebut.
- Klik Yes untuk restart.
- Pada saat memasuki Desktop, di sebelah kanan bawah akan muncul window kecil yang menunjukkan boot-time. Klik See why… untuk melihat detailnya.
- Time To Logon adalah waktu sejak laptop menyala (Start) sampai ke menu Logon (karena saya menggunakan password untuk masuk ke Windows 7, sehingga pada saat booting mampir dulu ke menu Logon). Time to Desktop merupakan total waktu dari mulai Start sampai Desktop siap digunakan. User Logon Waiting Time merujuk pada jumlah waktu selama berada di menu Logon (untuk mengisi password). Klik Show History untuk melihat ringkasannya.
- Di sini terlihat bahwa ada dua parameter utama yang digunakan Boot Racer, yaitu Time to Logon dan Time from Logon to Desktop.
Dari ilustrasi di atas, terlihat bahwa boot-time Windows 7 di laptop HP saya adalah 76 detik, dan mendapatkan rating Good. Waktu 6 detik untuk memasukkan password selama di menu Logon (User Logon Waiting Time), tidak dimasukkan dalam perhitungan untuk menentukan kecepatan boot-time secara keseluruhan (Time to Desktop).
Cara kedua untuk menghitung boot-time adalah dengan memeriksa Boot Time Logs melalui Windows Tools. Berikut saya tunjukkan ilustrasinya dengan menggunakan laptop HP saya sebagai contoh:
- Masuk ke Control Panel, lalu klik System and Security.
- Klik View event logs pada bagian Administrative Tools.
- Pada panel sebelah kiri, pilih ke Event Viewer -> Applications and Services Logs -> Microsoft -> Windows -> Diagnostics-Performance -> Operational. Pada panel tengah bagian atas, pilih baris dengan Event ID 100 dan Date and Time paling akhir. Lalu perhatikan nilai Boot Duration pada panel tengah bagian bawah. Inilah waktu booting (dalam mili-detik) yang terjadi pada saat booting terakhir.
Dari contoh di atas terlihat bahwa berdasarkan Boot Time Logs, boot-time laptop HP saya adalah sekitar 121 detik atau sekitar dua menit. Hal ini juga menunjukkan bahwa hasil perhitungan antara cara pertama (dengan Boot Racer) dengan cara kedua ini sangat berbeda, padahal keduanya mengacu pada booting yang sama. Hal ini wajar saja karena metode pengukuran yang digunakan memang berbeda, sebagaimana ditunjukkan oleh diagram berikut ini.
Yang perlu dipahami selanjutnya adalah bahwa sejak laptop/komputer menyala sampai ke menu Logon (Time To Logon), proses-proses yang terjadi adalah proses yang banyak berkaitan dengan hardware, seperti misalnya: memory check, boot device check, loading driver (ini terjadi pada saat animasi logo Windows 7 ditampilkan), dll. Sehingga kunci untuk menghemat waktu di sini adalah adalah dengan mengubah setting-an BIOS untuk menghilangkan pengecekan dan delay-delay yang tidak perlu. Selain itu, menghilangkan animasi logo Windows 7 juga bisa sedikit mempercepat Time To Logon ini.
Sebaliknya, sejak dari menu Logon sampai Desktop siap digunakan (Time From Logon To Desktop), proses-proses yang terjadi adalah proses yang banyak berkaitan dengan software yang ada di laptop/komputer. Banyak program-program yang kita gunakan, tanpa kita sadari, men-setting dirinya supaya dipanggil (di-load) pada saat awal masuk Windows (Startup). Semakin banyak program yang di-load saat Startup, semakin lama waktu yang dibutuhkan sebelum Desktop siap digunakan. Dengan demikian, kunci untuk menghemat waktu di sini adalah dengan mengurangi jumlah program yang di-load pada saat Startup.
Nah, sampai disini Anda tentu sudah paham mengenai seluk-beluk per-booting-an Windows, dan proses apa saja yang terjadi baik sebelum maupun sesudah Logon. Jika Anda tidak men-set password Windows 7 Anda, maka tentu saja menu Logon ini tidak akan muncul. Namun demikian proses yang terjadi tetaplah sama.
Kini tibalah saatnya saya memberikan tips & trik untuk mempercepat boot-time Windows 7. Langkah-langkah di bawah ini disertai dengan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP milik saya sendiri pada saat menerapkannya. Di laptop/komputer Anda bisa jadi tampilannya agak sedikit berbeda, namun konsep dasarnya tetaplah sama. Berikut langkah-langkahnya:
- Tekan Windows+R untuk memunculkan Run, ketik “msconfig”, lalu tekan Enter untuk memunculkan window System Configuration.
- Pilih tab Boot, dan centang/contreng di bagian No GUI boot. Ini bertujuan untuk menghilangkan munculnya animasi logo Windows pada saat booting yang akan memberikan penghematan waktu. Kalau sudah, klik Advanced Options.
- Centang/contreng pada bagian Number of processors dan lalu pilih angka paling besar di bagian bawahnya. Jumlah angka disini bisa berbeda, tergantung jenis processor yang digunakan. Laptop saya masih menggunakan dual core karenanya angka maksimalnya cuma 2. Bila Anda menggunakan quad core, i3 core, i5 core, i7 core, tentu jumlah angkanya akan berbeda. Pastikan Anda memilih angka yang terbesar! Jika sudah klik OK untuk kembali ke window System Configuration.
- Pilih tab Startup. Di sini terlihat program-program apa saja yang di-load Windows pada saat Startup. Pastikan hanya program yang penting saja yang dipanggil. Program yang jarang digunakan atau tidak terlalu penting sebaiknya tidak perlu dicentang/dicontreng agar boot-time bisa dihemat. Jika ragu, Anda bisa memeriksa bagian Manufacturer dan Command untuk bisa lebih memastikan. Klik Apply lalu OK jika sudah selesai memilih-milih.
- Klik Restart untuk melanjutkan.
- Pada saat restart, bersiap-siaplah untuk masuk ke BIOS dengan menekan tombol untuk masuk BIOS. Tiap merek laptop/komputer biasanya mempunyai tombol BIOS yang berbeda. Di laptop HP saya, untuk masuk BIOS saya harus menekan F10.
- Setelah masuk BIOS, carilah option-option yang berkaitan dengan booting dan bisa menghemat boot-time. Tampilan tiap BIOS pasti berbeda. Di sini saya berikan contoh tampilan BIOS laptop HP saya pada bagian System Configurations -> Boot Options. Lihat bagaimana saya menaruh harddisk (Notebook Hard Drive) di urutan teratas pada Boot Order, sekaligus men-disabled option boot lainnya yang tidak penting. Segala sesuatu yang berkaitan dengan delay juga saya set menjadi nol.
- Pada beberapa BIOS, biasanya terdapat option Quick Boot Mode. Set option ini menjadi Enabled bila terdapat di BIOS Anda. Berikut ini adalah contoh ilustrasi yang saya ambil dari internet (karena di BIOS laptop HP saya tidak ada option ini).
- Setelah selesai pastikan untuk men-Save perubahan yang sudah dilakukan kemudian keluar dari BIOS. Selesai sudah langkah-langkah untuk mempercepat booting Windows, dan sekarang tinggal melihat hasilnya.
HASIL
Ilustrasi di atas pada dasarnya menggambarkan penerapan tips & trik untuk mempercepat booting Windows 7 yang sudah saya uji cobakan sendiri di laptop HP saya. Begitu keluar dari BIOS dan masuk ke Windows lagi, berikut hasil yang saya dapatkan:
Boot Racer

Dari gambar di atas terlihat bahwa boot-time saya sekarang menjadi 49 detik, yang artinya terjadi penghematan 27 detik dari sebelumnya. Rating boot speed saya pun menjadi Excellent. Sungguh luar biasa!
Boot Time Logs
Terlihat bahwa boot-time saya kini menjadi sekitar 63 detik, dari yang sebelumnya 121 detik. Jadi ada penghematan yang signifikan pula apabila dilihat dari catatan Boot Time Logs Windows 7.
Nah, Anda tentu penasaran untuk mencobanya sendiri bukan?! Silahkan dicoba tips & trik ini, dan akan lebih baik lagi jika setelah mencoba Anda memposting hasilnya di bagian komentar artikel ini. Selamat mencoba!
sumber: blog.fastncheap.com
Kamis, 31 Oktober 2013
Cara Install Deep Freeze 7 6 Full Serial
Sebelumnya saya telah bagikan link download Deep Freeze 7.6 Full Serial. Saya juga telah paparkan berbagai fitur Deep Freeze pada artikel tersebut. Nah, sekarang bagaimana langkah instalasi Deep Freeze 7.6 ? Untuk instalasi Deep Freeze versi 7.6 ini agak berbeda dengan versi Deep Freeze sebelumnya. Baiklah, berikut saya paparkan langkah demi langkah instalasi Deep Freeze 7.6. Pastikan file instalasi dan serial number sudah di download, yang belum download silahkan klik disini.
Catatan :
Selamat mencoba !
ReadFull Article ..
- Ekstrak file Deep.Freeze.Enterprise.7.61.220.4320.RAR,
- Setelah itu ekstrak kembali file Faronics_DFE.RAR, sehingga keluar folder dengan nama Faronics_DFE
- Buka folder Faronics_DFE, kemudian buka file DFEnt.EXE (gambar beruang kutub)
- Muncul kotak dialog berikut ini.
- Selanjutnya klik tombol NEXT
- Pilih radiobutton "I accept the terms in the License Agreement". Kemudian klik Next.
- Selanjutnya buka file serial_deefreeze7.6_mr85.RAR, ekstrak file tersebut kemudian buka file serial_deefreeze7.6_mr85.txt dan copy salah satu serial di dalamnya kemudian paste pada kotak dialog seperti dibawah ini. Kemudian klik Next.
- Pada jendela berikut klik Link Activate Options, untuk memilih cara aktivasi Deep Freeze 7.6
- Pilih radiobutton Activate Later untuk melanjutkan klik Next.
- Jendela proses akan muncul.
- Jika proses instalasi berjalan lancar, maka akan muncul jendela berikut.
- Selanjutnya aplikasi akan meminta Anda untuk memasukkan kode (password) untuk pengaturan lebih lanjut pada Deep Freeze 7.6 (password min. 8 karakter)
- Kemudian klik Next, pada jendela berikutnya klik Finish.
Catatan :
- Untuk password bebas, asal tidak kurang dari 8 karakter.
- Untuk pengaturan lebih lanjut silahkan buka aplikasi secara manual melalui Start- All Program - Faronics - Deep Freeze 7.6.
Selamat mencoba !
Kamis, 24 Oktober 2013
Cara Uninstall Windows 7 Language Interface Pack Bahasa Indonesia
Stetelah sebelumnya membahas cara Install Windows 7 Language Interface Pack Bahasa Indonesia, kali ini saya akan membahas Cara Uninstal Windows 7 Language Interface Pack Bahasa Indonesia. Ini biasa dilakukan apabila anda sudah bosan menggunakan Interface Bahasa Indonesia. Cara ini adalah untuk mengembalikan supaya tampilan interfacenya kembali seperti semula yaitu menggunakan interface/ tampilan berbahasa Inggris.
Berikut ini adalah Cara Uninstall Windows 7 Language Interface Pack Bahasa Indonesia:
1. Start kemudian pilih Panel Kontrol
Berikut ini adalah Cara Uninstall Windows 7 Language Interface Pack Bahasa Indonesia:
1. Start kemudian pilih Panel Kontrol

2. Setelah itu Akan muncul Window Panel Kontrol, di bagian ikon Program pilih Membongkar program

3. Pilih Jam dan Wilayah Pada vertikal Menu, kemudian pilih Pasang atau bongkar bahasa tampilan pada bagian Daerah dan Bahasa.

4. Berikutnya pada tampilan Install or uninstall display languanges , klik uninstall display languanges

5. Pada tampilan Install or uninstall display languanges seperti pada gambar dibawah ini
Pada bagian Select the display languages you want to uninstall, beri tanda centang pada Indonesian (Bahasa Indonesia) kemudian Klik tombol Berikutnya

6. Sekarang windows sudah memulai proses pembongkaran Windows 7 Language Interface Pack Bahasa Indonesia

7. Tunggu sampai progress proses uninstall 100% . Jika sudah 100 % akan menampilkan kotak dialog dan anda diperintahkan untuk merestart komputer, klik saja Restart Now.

Ketika booting ada beberapa konfigurasi yang dilakukan oleh windows, anda cukup menunggu saja. Apabila proses uninstall Windows 7 Language Interface Pack Bahasa Indonesia sukses maka interface windows akan berubah seperti semula yaitu menggunakan bahasa Inggris.
Minggu, 20 Oktober 2013
HP Slate 7 Tablet 7 Inci Prosesor Ganda Hanya 169
TeknoKeren.com - Berita ini masih seputar ajang Mobile World Congress (MWC) 2013, kali datang di HP yang memperkenalkan tablet Android yang memilki fitur cukup mumpuni namun harganya juga terjangkau. Tablet itu diberi nama HP Slate 7.
HP Slate 7 hadir dengan layar 7 inci resolusi 1024x600 piksel yang dijalankan Android 4.1 Jelly Bean serta ditenagai prosesor dual core ARM Cortez A9 berkecepatan 1.6GHz. Meskipun begitu Slate 7 dibandrol dengan harga terjangkau hanya $169 saja.
Selian waran abu-abu, HP Slate 7 hadir dalam balutan warna merah. Memori internal berkapasitas 8 GB plus slot memori microSD yang bisa diekspansi. HP Slate 7 juga mengadopsi teknologi Beats Audio untuk menghasilkan suara yang ciamik dan terdapat sebuah kamera 3 MP disisi belakang dan kamara VGA di depan.
Seperti yang dilansir dari zdnet.com, Slate 7 juga dibekali port mikroUSB dan terintegrasi dengan teknlogi ePrint besutan HP. Dalam siaran pers, HP mengatakan Slate 7 akan tersedia pada bulan April, meskipun dalam situs perusaahan tersebut menuliskan akan melepas tablet ini sekitar bulan Mei.
ReadFull Article ..
HP Slate 7 hadir dengan layar 7 inci resolusi 1024x600 piksel yang dijalankan Android 4.1 Jelly Bean serta ditenagai prosesor dual core ARM Cortez A9 berkecepatan 1.6GHz. Meskipun begitu Slate 7 dibandrol dengan harga terjangkau hanya $169 saja.
Selian waran abu-abu, HP Slate 7 hadir dalam balutan warna merah. Memori internal berkapasitas 8 GB plus slot memori microSD yang bisa diekspansi. HP Slate 7 juga mengadopsi teknologi Beats Audio untuk menghasilkan suara yang ciamik dan terdapat sebuah kamera 3 MP disisi belakang dan kamara VGA di depan.
![]() |
| HP Slate 7 |
Langganan:
Postingan (Atom)
